Tribun Timur YouTube Channel Analytics and Report

Tribun Timur Painel de estatísticas e análises do YouTube (Dados atualizados em 2019-12-07)
Entrou no YouTube em: 2011-09-23Área: Indonésia  Idioma: Malaio 
975K  0.3%
Total de Visitas
356.52M  0.3%
Média de visualizações
59.47K  -4.5%
Vídeos Totais
15.66K 
Rótulo do Canal
Assinantes Classificação Global
16,683rd  (Top 1%)
Posição do país/área
440th  (Top 1%)
NoxScore
  3.42 
Vídeos publicados
348  (Mês Recente)
Est. Partner Earning
$ 14.31K-$ 50.08K
Est. Potential Earnings
$ 22.88  (Cada vídeo)
Tribun Timur Comparação de dados de tendência 
7 dias
30 dias
Views
Inscritos
Número de inscritos aumentados nos últimos 7 dias: Número de inscritos aumentados da semana anterior a semana passada:
Tribun Timur Dados do histórico de inscritos (Recente 1 ano)
Diariamente
Total
Dica: Como o YouTube mostra apenas os 3 primeiros dígitos do número de inscritos, tem uma ligeira alteração na curva
Tribun Timur Exibe dados do histórico (Recente 1 ano)
Diariamente
Total
Tribun Timur Projeções Futuras (Próximo 1 ano)
Distribuição estimada da faixa etária e gênero do público-alvo 
Distribuição estimada geográfica do público-alvo 
Desempenho médio das interações dos últimos 30 vídeos.
  • Views/Inscritos
    8.52%
  • Gosto/Views
    0.23%
  • Comentários/Views
    0.21%
  • Não gosto/Views
    0.16%
Gráfico de exibições de vídeo nos últimos 30 vídeos
Avg.Views83.05K
Vídeo mais visto de Tribun Timur Canal do YouTube
3.36M Views· 2019-05-11 Data de publicação· 15.56K Gosto· 6.3K Comentários

Luka mendalam dan kesedihan terlihat di raut wajah keluarga Vera Oktaria, ketika mengetahui mayat perempuan mutilasi yang ditemukan di Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), pada Jumat (10/5/2019) kemarin adalah mayat Vera Oktaria, yang selama ini dicari sang keluarga. Vera yang merupakan anak bungsu dari empat bersaudara pasangan Suhartini (50) dan Dumbro (66), mempunyai kepribadian tertutup dan diam. Namun sesekali Vera pun sering bercerita kepada sang ibu. "Anak saya ini orang pendiam pak. Seperti biasa kalau pergi meninggalkan rumah biasa pamit dan pulang langsung pulang ke rumah," ungkap Suhartini, ibu Vera Oktaria, kepada Sripoku.com, Sabtu (11/5/2019). "Saya pun tidak pernah mendengar anak saya ini ada masalah dengan orang lain atau temannya. Yang ada masalah dengan sang pacarnya," tambah Suhartini. Ketika ditanya mengenai siapa lelaki yang dekat dengan Vera, Suhartini mengungkapkan bahwa pria itu adalah DP. Mereka sudah menjalin hubungan (pacaran-red) sejak duduk di bangku SMP (sekolah menengah pertama). "Pria ini sering main ke rumah. Namun saya anggap pacaran biasa, namanya anak-anak," tambah Suhartini. Suhartini melihat DP sering terlihat ringan tangan kepada Vera. Hal ini membuat Vera sering ketakutan dan gelisah terhadap DP. DP terlihat posesif, terlalu cinta dan cemburuan dengan Vera. "Vera pernah cerita dengan saya, dirinya tidak mau lagi dengan DP, tetapi DP terus memaksanya. Ini karena DP sering kasar dan main tangan," katanya. Aksi kekerasan yang dialami Vera pun, sambung Suhartini, sering terjadi di rumahnya. "Nah ketika anak saya cerita, saya bilang kepadanya mengapa saat itu dia (Vera-red) tidak berteriak atau menjerit. Tidak bisa mak, jujur di rumah kita ini Vera merasa aman," katanya. Seperti diketahui Vera sehari-hari bekerja di salah satu mini market di jalan Jenderal Sudirman Km 3 kota Palembang. Almarhumah Vera selalu pergi dan pulang kerja seorang diri. Pada Selasa (7/5/2019) sekitar pukul 11.30 malam, pihak keluarga mulai merasa cemas. Pasalnya bungsu dari empat bersaudara ini belum juga pulang ke rumah. "Akhirnya dicek oleh kakaknya Vera. Sampai di sana, orang toko bilang Vera sudah pulang dari jam setengah sebelas," ungkapnya. Mengetahui menghilang, pihak keluarga sudah melakukan berbagai upaya guna menemukan keberadaan Vera. Mulai dari bertanya pada teman-temannya bahkan juga sudah membuat laporan ke pihak kepolisian. "Terkait kehilangan Vera, saat itu kami sudah lapor ke Polresta," katanya. Suhartini berharap siapapun pelaku yang menghabisi nyawa anak (Vera-red) bisa mendapat hukuman setimpal. "Anak saya meninggal dunia pelaku juga harus merasakan hal yang sama dan hukuman yang setimpal," harap Suhartini.

Vídeo mais visto Tribun Timur Canal do YouTube
Equipe Noxinfluencer

Olá! Qualquer dúvida, por favor deixe-nos uma mensagem e entraremos em contato com você em breve. Tenha um bom dia

Questionando via facebook
(recomendado)